Review : GOG Galaxy 2.0





Proyek ambisius dari CD Projekt Red melalui GOG Galaxy 2.0 mulai keluar tanggal 24 Juni 2019. GOG Galaxy 2.0. Proyek ambisius ini punya tujuan sebagai toko digital sekaligus Library Integration yang  integrasiin Steam, Uplay, Epic, Origin,Windows Store, Xbox Live, sama PlayStation Network.

Kali ini penulis mau bagiin pengalaman selama sebulan pake GOG Galaxy 2.0;

Integrasi GOG Galaxy 2.0 sampai sekarang menurut saya sangat baik karena dapat menjadikan game milik kita dari beberapa library yang berbeda menjadi satu, namun masih memiliki beberapa kekurangan seperti harusnya kita membuka client libarary aslinya, contohnya ketika kita mau main Dota 2 GOG Galaxy 2.0 masih harus membuka client Steam. Namun hal ini masih CD Projekt Red usahakan agar semuanya bisa di buka dari GOG Galaxy 2.0 tanpa harus membuka client game asalnya.


Sejauh ini fitur yang di sajikan tergolong sangat memuaskan seperti kita bisa tau berapa banyak game yang kita miliki, sudah berapa lama memainkan game dari tiap-tiap laucher, dan kita bisa menenmukan game yang awalnya kita kira kita nggk punya. Ada fitur track achievement yang memperlihatkan seberapa pencapaian kita di satu launcher dalam rentang waktu yang dapat di tentukan bisa itu harian, mingguan, bulanan, atau bahkan dari awal kita bermain game yang ada di launcher tersebut.

Bagi yang tertarik untuk mencoba GOG Galaxy 2.0 bisa mendaftarkan emailnya disini.


Komentar